Memajukan UMKM Dusun Kebonsari Desa Kebondowo dengan Sosialisasi E-Commerce dan Pembuatan NIB Bersama Tim KKN 36
Kamis, 24 Juli - Sabtu, 26 Juli 2025 - Suasana hangat terasa di Rumah Ketua Ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Dusun Kebonsari, Desa Kebondowo, ketika Tim KKN-T 36 menggelar program penting untuk mendukung kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini mencakup sosialisasi pengenalan e-commerce bagi UMKM dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diselenggarakan dua hari sebelumnya, yakni pada hari Kamis 24 Juli 2025. Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi sebuah fakta bahwasanya UMKM di Dusun Kebonsari merupakan salah satu penggerak roda perekonomian desa, akan tetapi pola dan metode pemasaran yang ada masih berpegang pada metode pemasaran secara konvensional dengan jangkauan pasar yang terbatas. Hal ini tentu perlu untuk dikembangkan, terlebih di era digital di mana konsumen cenderung beralih pada situs perbelanjaan online yang kerap menawarkan kemudahan dalam bertransaksi. Berangkat dari hal tersebut, Tim KKN-T 36 berinisiatif memperkenalkan berbagai platform e-commerce populer seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop sekaligus menjelaskan manfaatnya, mulai dari perluasan jangkauan pasar hingga efisiensi biaya promosi.
Acara dimulai dengan pemaparan materi sosialisasi e-commerce, kemudian kelompok Ibu KWT diajak berdiskusi interaktif dan bertanya langsung terkait strategi penjualan digital. Acara ini sejatinya merupakan tindak lanjut dari acara yang berlangsung dua hari sebelumnya. Pada hari Kamis, 24 Juli 2025, telah berlangsung pendampingan pembuatan NIB untuk UMKM Dusun Kebonsari di rumah Ketua KWT Dusun Kebonsari. Pendampingan pembuatan NIB ini merupakan upaya atau langkah nyata guna mengakselerasi kemajuan UMKM Dusun Kebonsari dari sisi legalitas usaha, sehingga pada keberlangsungan usaha dapat mendapatkan perlindungan secara hukum dan kemudahan akses berusaha melalui program-program bantuan dari pemerintah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim KKN-T 36 Desa Kebondowo Dusun Kebonsari yang terdiri dari Alfin Hoirul Alif (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Muhammad Bintang Suhodo (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Muhammad Fa'iq Endraprianto (Fakultas Hukum), Sahl Dzikri Sayogi (Fakultas Ilmu Budaya), Wilda Putri Anggreni (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Luthfia Ristyaningsih (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Alexandra Michelle Nandia Evelina (Fakultas Peternakan dan Pertanian), Zahra Amsa Malida (Fakultas Teknik), Vioni Nur Dini Rahmawati (Fakultas Teknik), Nazwa Aulia Jasmine (Fakultas Ilmu Budaya), dan Tsalitsa Farah Jazila (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik). Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap dapat memasarkan produk lokal Dusun Kebonsari lebih luas lagi, tidak hanya di sekitar desa tetapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional. Selain itu, dengan adanya NIB, mereka optimis dapat mengakses peluang pembiayaan dan program pendampingan usaha dari pemerintah. Tim KKN-T 36 pun berharap bahwa UMKM Dusun Kebonsari Desa Kebondowo dapat tumbuh lebih maju dan berdaya saing di era teknologi.
Comments
Post a Comment