Mahasiswa Tim 36 KKNT IDBU Serahkan Peta Zona Pemanfaatan Rawa Pening untuk Dukung Pengelolaan Perairan Rawa Pening dan Peta Infografis Dusun Kebonsari, Desa Kebondowo
Dusun Kebonsari, 7-12 Juli 2025
Desa Kebondowo, Semarang menjadi salah satu desa binaan Universitas Diponegoro sekaligus menjadi tempat penerjunan bagi Tim 36 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro. Minggu pertama penerjunan Tim KKNT 36 ini dibuka dengan pelaksanaan program kerja pendukung multidisiplin yaitu Peta Zona Pemanfaatan Wilayah Perairan Rawa Pening. Program kerja ini diusung oleh mahasiswa dari Kelompok Dusun Kebonsari yang masuk dalam bagian Tim KKNT 36, yaitu Alfin Hoirul Alif (Perikanan Tangkap), Muhammad Bintang Suhodo (Ilmu Kelautan), Wilda Putri Anggreni (Perikanan Tangkap), Sahl Dzikri Sayogi (Sastra Inggris), Muhammad Fa'iq Endraprianto (Hukum), Tsalitsa Farah Jazila (Ilmu Pemerintahan), Luthfia Ristyaningsih (Teknologi Hasil Perikanan), Alexandra Michelle Nandia Evelina (Peternakan), Zahra Amsa Malida (Teknik Industri), Vioni Nur Dini Rahmawati (Teknik Industri), dan Nazwa Aulia Jasmine (Antropologi Sosial).
Peta
zona pemanfaatan perairan Rawa Pening ini dibuat untuk mendukung pengelolaan
wilayah perairan Rawa Pening agar dapat lebih teratur sesuai dengan fungsinya.
Rawa Pening sendiri dibagi ke dalam beberapa zona perairan, menurut Peraturan
Daerah Kabupaten Semarang Nomor 25 Tahun 2001, perairan Rawa Pening terbagi ke
dalam Zona Suaka, Zona Budidaya dan Zona Penangkapan. Peta zona pemanfaatan
perairan Rawa Pening ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Kebondowo yang
bermata pencaharian sebagai nelayan agar dapat lebih efektif dalam mengelola
wilayah perairan Rawa Pening.
Selain
itu, mahasiswa Kelompok Dusun Kebonsari, Tim 36 KKNT IDBU Universitas Diponegoro
juga menyusun Peta Infografis Dusun Kebonsari yang di mana menjadi bentuk program
kerja lainnya bagi masyarakat Dusun Kebonsari. Peta infografis ini disusun oleh Kelompok KKN Dusun Kebonsari sebagai langkah maju dalam melakukan
pengembangan tata ruang Dusun Kebonsari.
Pengembangan tata ruang dan wilayah suatu daerah menjadi hal yang penting untuk mendukung perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Dengan adanya peta infogafis ini, masyarakat Dusun Kebonsari dapat lebih mudah mengenali batas wilayah, pemanfaatan lahan, serta potensi yang dimiliki. Peta ini juga berfungsi sebagai acuan bagi pemerintah desa dalam merancang program pembangunan, mengelola sumber daya, dan meminimalkan potensi konflik batas wilayah.
Kedua peta ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal menuju pengelolaan wilayah Desa Kebondowo yang lebih terstruktur, efektif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Comments
Post a Comment